Showing posts with label McDonalds. Show all posts
Showing posts with label McDonalds. Show all posts

Tuesday, April 15, 2014

在田纳西州为工会而斗争

几个星期前,在田纳西州的一家大众汽车制作厂,人们就是否加入工会进行了投票。相当标准的流程,并且会在世界各地的工业场所定期举行,对吧?投票以微弱的劣势未获通过,该厂将不会加入工会,至少在目前来说是这样。但是,尽管这次投票看来很平常,却在全美国变成了一个大得多的话题。



人们指责共和党参议员影响了投票结果,具体表现在威胁工人他们将对整个田纳西州造成破坏,让他们的朋友和家人失去潜在的工作机会。参议员争辩说,如果大众加入了工会,这将意味着其他雇主在为制造厂选址时,会避开田纳西州——他们将搬去其他没有加入工会的地方(因为美国南部和西部还有许多州都未加入工会)。更为致命的是,他们还声称,如果工人加入工会,州政府将不再为大众提供鼓励其在田纳西建造生产设施的补贴——从本质上来说,这就通过积极地将大众厂推向其他地方,而迫使他们的预言成真。

当然,类似这样反工会的状况在美国仍然较为普遍。实际上,大众等德国公司拥有相当强大的工会文化,至少在德国是如此,因为在其国内,人们显然对合作、互惠互利和作为一个社会共同工作的需要有强烈得多的信仰。而在美国,反工会的思想却比比皆是,也的确有许多公司威胁称如果成立工会,就离开该区——即使是在未受到政治家或政府的影响的情况下。

沃尔玛和麦当劳都是坚定的反工会组织,其中,沃尔玛会密切注意员工,在出现工会组织征兆的第一时间就采取行动——最近流出了该公司提供给商店管理层的一系列反工会谈话重点。自NAFTA1994年成立以来,对公司来说,将制造工序迁往墨西哥国境线以南变得越来越简单,在那里,由于当地人民的极度贫穷,雇主需要支付的工资更低,劳动力也更容易为其所用。

工会可能有其自身的缺点,但是,长久以来,它也是工薪阶级和穷人从资产阶级剥削他人的所有者处要求并赢得人权和自由的传统方式。因此,沃尔玛等超资本主义公司希望破坏工会也是相当能让人理解的。然而,政治家应当为其所代表的人民站出来,而不是和田纳西州的共和党人一样,加入企业反工会的阵线。不幸的是,如今的政治家似乎更关心金钱和他们的企业朋友,而不是帮助穷人和工薪阶级——是时候让美国南部各州的工薪阶级意识到这点,以不同的方式进行投票了。


从英文版翻而来
原文于 3月9, http://anashell.blogspot.com/2014/03/fighting-for-union-in-tennessee.html

田纳西州, 为工会而斗争, 一家大众汽, 车制作厂, 沃尔玛, 麦当劳都, Volkswagen, Warmart, McDonalds

Tuesday, April 1, 2014

Memperjuangkan Serikat Buruh di Tennessee

Beberapa minggu lalu, sebuah pabrik manufaktur Volkswagen di Tennessee melakukan pemungutan suara untuk menentukan jika para pekerja akan berafiliasi dengan serikat buruh atau tidak.  Sebenarnya ini adalah prosedur standar yang biasa dilakukan di seluruh industri di dunia.  Hasil pemungutan suara yang ketat menetapkan, setidaknya untuk sekarang, bahwa pabrik tersebut tidak menjadi anggota serikat buruh. Meski kejadian ini terlihat normal, namun hasil pemungutan suara tersebut menjadi perbincangan di seluruh Amerika.



Seorang senator Republikan dituduh memengaruhi pemungutan suara dengan menakut-nakuti para pekerja bahwa mereka akan membahayakan negara bagian Tennessee, dan mengambil potensi lapangan pekerjaan bagi teman-teman dan keluarga mereka.  Sang senator berpendapat bahwa jika Volkswagen menjadi bagian dari serikat buruh, pengusaha lain akan menghindari Tennessee saat menentukan lokasi pabrik manufaktur pilihan mereka akan jatuh pada negara bagian lain yang tidak berafiliasi dengan serikat buruh (seperti beberapa negara bagian di wilayah barat dan timur yang tetap tidak berafiliasi dengan serikat buruh).  Lebih lanjut, mereka juga berpendapat bahwa jika para pekerja menjadi anggota serikat buruh, pemerintah negara bagian tak lagi memberi subsidi kepada Volkswagen sebagai dukungan menempatkan fasilitas produksi di Tennessee pada dasarnya mencoba mewujudkan ramalan mereka menjadi kenyataan dengan mendorong VW merelokasi pabriknya.

Situasi anti serikat buruh seperti ini tetap meluas di Amerika Serikat.  Padahal perusahaan-perusahaan asal Jerman seperti Volkswagen memiliki budaya yang kuat dalam keterlibatan dengan serikat buruh, setidaknya di Jerman, karena adanya kepercayaan yang kuat akan kerja sama, asas saling menguntungkan, dan kebutuhan bekerja sebagai sebuah masyarakat.  Sebaliknya, di Amerika Serikat ideologi anti serikat buruh meluas, dan banyak perusahaan yang mengancam untuk meninggalkan wilayah tertentu jika serikat buruh dibentuk tanpa adanya reaksi dari para politisi atau pemerintah.

Walmart dan McDonalds adalah perusahaan loyalis anti serikat buruh. Walmart bahkan mengamati dengan ketat para karyawan dan akan segera menindak jika terdengar adanya kegiatan yang mengarah pada pengorganisasian buruh sebuah catatan kepada manajemen toko yang berisi sikap anti serikat buruh  baru-baru ini bocor ke publik. Sejak ditandatanganinya perjanjian NAFTA pada tahun 1994, kini semakin mudah bagi perusahaan-perusahaan untuk menutup proses manufaktur mereka dan memindahkannya ke selatan dekat perbatasan Meksiko, tempat upah buruh dibayar lebih murah dan mudah didayagunakan karena tingginya tingkat kemiskinan.

Memang, serikat buruh juga punya kesalahan. Namun serikat buruh telah lama menjadi cara tradisional yang digunakan oleh kelas pekerja dan mereka yang miskin untuk menuntut serta memenangkan hak asasi serta kebebasan dari para pemilik kapitalis yang menindas. Jadi bisa dimengerti alasan perusahaan kapitalis besar seperti Walmart yang ingin menghancurkannya.  Bagaimanapun, para politisi seharusnya membela masyarakat yang diwakilinya, bukannya malah mendukung korporasi anti serikat buruh, seperti yang dilakukan oleh senator Republikan asal Tennessee.  Sayangnya, politisi saat ini lebih memilih uang dan rekan-rekan korporatnya daripada membela yang miskin dan kelas pekerja. Inilah waktunya bagi kelas pekerja di negara bagian wilayah selatan untuk sadar dan memilih wakil rakyat yang berbeda.


Diterjemahkan dari Bahasa Inggris, artikel asli di publikasikan tanggal di 09.03.14: 
http://anashell.blogspot.com/2014/03/fighting-for-union-in-tennessee.html

pabrik manufaktur, Volkswagen di Tennessee, Seorang senator Republikan, Walmart, McDonalds, NAFTA, Memang, serikat buruh juga punya kesalahan, kelas pekerja ]

Sunday, March 9, 2014

Fighting for the Union in Tennessee

A few weeks back, a Volkswagen manufacturing plant in Tennessee had a vote on whether to affiliate with a union. A fairly standard procedure, which happens in industrial workplaces across the world on a regular basis, right? The vote narrowly fell, and the shop will remain non-unionized, at least for now. However, despite the seeming ordinariness of this occurrence, the vote has become a much bigger talking point across America.
Republican senators have been accused of influencing the vote by essentially threatening the workers that they would be damaging the entire state of Tennessee and taking away potential jobs from friends and family members. The senators argued that if Volkswagen unionized, it would mean other employers would avoid Tennessee when making decision about where to locate manufacturing plants – they would move to a non-union state instead (as many of the other southern and western states continue to be). More perniciously, they also argued that if the workers were to unionize, the state government would no longer provide subsidies to Volkswagen to encourage them to locate their production facilities in Tennessee – essentially trying to force their prophecy to come true by actively pushing VW to locate elsewhere.
Of course, anti-union situations like this remain widespread in the US. German companies like Volkswagen actually have quite a strong culture of unionization, at least domestically, as there is clearly a much stronger belief in cooperation, mutual benefit, and the need to work together as a society in Germany. In the US, however, anti-union ideology abounds, and many companies will indeed threaten to leave areas if unions are formed – with no repercussions from politicians or the government.
Walmart and McDonalds are both staunchly anti-union, with the former keeping a very close eye on employees and moving into action at the first sign of labor organization – a selection of anti-union talking points given to store management were recently leaked. And since the birth of NAFTA in 1994, it has been increasingly easy for companies to simply uproot their manufacturing processes to just south of the Mexican border, where wages are cheaper and the labor is more easily exploitable due to high levels of poverty.
Unions may have their faults, but they have long been the traditional way in which the working class and the poor have demanded and won their human rights and freedoms from the exploitative owners of the capitalist class. Consequently, it’s fairly understandable that ultra-capitalist corporations like Walmart want to destroy them. Politicians, however, should be standing up for the people they represent, rather than siding with the corporate anti-union line, like the Republicans in Tennessee have. Unfortunately, today’s politicians seem to be more concerned with money and their corporate friends than with helping the poor and the working class – and it’s time the working class of the southern states started to realize that and vote differently.