Showing posts with label Mark Ciavarella. Show all posts
Showing posts with label Mark Ciavarella. Show all posts

Sunday, February 9, 2014

Penjara demi Keuntungan Materi - Rencana Kotor Korporasi Model Baru

Kita menyaksikan banyak hal sedang terjadi di dunia melalui berita dalam beberapa minggu terakhir ini, sehingga sulit untuk tetap memantau berbagai eksploitasi dan penindasan yang semakin meningkat yang terjadi berbagai belahan dunia. Namun, ada sebuah berita beberapa bulan lalu yang menarik perhatian saya saat ini - berita ini hampir tidak diberitakan oleh media besar pada waktu itu, meskipun termasuk jenis berita yang mengusik  kita semua.



Beritanya menyangkut seorang hakim Amerika bernama Mark Ciavarella  dari Pennsylvania.  Awal tahun ini pengadilan memerintahkan dia untuk membayar $ 1,2 juta sebagai kompensasi kepada para korbannya. Lalu, apa kejahatan yang dilakukannya? Menjual anak ke kompleks industri penjara. Ciavarella dan seorang hakim lain, Michael Conahan, dinyatakan bersalah karena menerima uang tunai jutaan dolar  dari  orang yang membangun sebuah penjara remaja swasta di Pennsylvania, sebagai ganti untuk mencari anak-anak muda yang bersalah atas kejahatan yang dituduhkan kepada mereka. Ciavarella memutarbalikkan proses peradilan sehingga mempersulit anak-anak ini untuk membela diri, menolak hak-hak hukum mereka, dan mengirim anak-anak berumur sekecil 10 tahun ke penjara-penjara swasta, seringkali hanya karena kejahatan yang sangat kecil.

Hal ini jelas sangat memuakkan.  Tetapi para pendukung sistem pidana kita saat ini akan mengatakan bahwa itu hanya ulah segelintir oknum saja, tidak terjadi secara sistematis. Sebenarnya, hal ini jauh lebih serius daripada itu. Penjara milik pribadi menjadi lebih umum di seluruh dunia - Penjara ini adalah penjara yang dibangun oleh pengembang dan perusahaan keamanan, yang dirancang untuk memberikan keuntungan materi bagi perusahaan yang menjalankannya. Keuntungannya didapat dari pemerintah yang membayarkan sejumlah uang kepada mereka untuk setiap tahanan yang berada di penjara mereka.  Ini berarti penjara swasta memiliki dua kepentingan utama - memasukkan orang sebanyak mungkin ke penjara, dan menghabiskan uang sesedikit mungkin untuk mengurus tahanan mereka (dengan kualitas makanan yang buruk, petugas keamanan yang lebih sedikit, kegiatan tahanan yang lebih sedikit, dan sebagainya). Semakin berhasil mereka melakukan dua hal ini, semakin banyak keuntungan yang mereka peroleh.

Hal ini menjadi masalah karena sistem penjara pada umumnya menggunakan cara yang memastikan bahwa mereka yang kuat tetap berkuasa, dan mereka yang tidak mempunyai apa-apa tetap ditindas. Peluang Anda dikirim ke penjara jauh lebih tinggi jika Anda miskin dibandingkan jika Anda kaya, dan dalam beberapa kasus hanya karena berada dalam kemiskinan  menjadi alasan untuk mengirim seseorang ke penjara - pikirkan para tunawisma yang dilaporkan karena mereka masuk tanpa izin, atau meminta uang dari orang yang lewat secara ilegal. Sistem politik dan ekonomi kita telah merenggut banyak hal dari masyarakat kita- mereka telah kehilangan rumah, pekerjaan, uang, dan bahkan kehilangan kebebasan mereka sekarang. Tetapi,apa alasannya? Supaya para pengembang swasta - mereka yang berada di puncak piramida ekonomi kita - dapat menghasilkan lebih banyak uang.

Ciavarella dan rekan-rekannya adalah salah satu contoh terburuk kasus eksploitasi ini - merenggut kehidupan orang lain demi keuntungan materi. Namun, ini hanyalah puncak dari gunung es. Banyak penjara swasta memiliki perjanjian dengan pemerintah daerah untuk menjamin tingkat hunian yang tinggi - yang berarti pemerintah setuju untuk mengirim sejumlah orang ke penjara, tidak peduli jumlah kejahatan yang mereka lakukan. Itu berarti harus lebih banyak hukum yang dibuat dan menjadikan lebih banyak hal menjadi ilegal, sehingga akan lebih banyak lagi orang yang hidupnya dapat dirusak.

Inilah cara baru untuk menjalankan perekonomian saat ini, menghasilkan keuntungan materi, mencari nafkah.  Sebagai manusia, kita memiliki begitu banyak kecerdikan, dan begitu banyak kemampuan untuk menghasilkan hal-hal baik - sayangnya, alih-alih bekerja sama untuk kebaikan, kita malah berbalik melawan satu sama lain, dan menjadi masyarakat yang kehilangan segalanya, dan masyarakat yang memenangkan segalanya. Melalui Ana Shell Fund kami berharap bisa mengubah hal ini, walaupun akan memakan waktu lama dan menghabiskan banyak energi - kami berharap untuk mengantarkan masyarakat yang lebih kooperatif dan adil, tempat semua orang bisa menjadi pemenang.


Diterjemahkan dari Bahasa Inggris, artikel asli di publikasikan tanggal di 17.12.2013: http://anashell.blogspot.com/2013/12/prisons-for-profit-latest-corporate.html

Penjara demi Keuntungan Materi, Mark Ciavarella, Michael Conahan, sebuah penjara remaja swasta di Pennsylvania, penjara-penjara swasta, memberikan keuntungan materi ]

Sunday, January 5, 2014

盈利性监狱——最新企业计划

过去几周,新闻报导了大量事例,这让人们很难完整浏览在全球各地不断增长的剥削和压迫。但是,几个月前的一则故事却在最近引起了我的注意——当时几乎所有的主要新闻机构都对此进行了报导,虽然我们每个人都应该比较厌烦这种事儿。

这则故事涉及到了美国宾夕法尼亚州的一名法官Mark Ciavarella。今年早些时候,法院令其向受害者支付120万美元的赔偿金。他的罪行是什么呢?向监狱工业园区售卖儿童。Ciavarella和另一名法官Michael Conahan接受了宾夕法尼亚州一座私人青少年监狱创建者数百万美元的现金,作为交换,他们需要判定青少年被指控罪行成立,因此这两名法官被认定有罪。Ciavarella扭曲了司法程序,让这些孩子更难为自己辩护,剥夺了他们的合法权益,将这些往往只犯了轻罪、年仅10岁的孩子送进私人监狱。



显然,这让人觉得恶心。但是,现有刑罚系统的支持者们将说,这不过是少数害群之马,而不是什么系统方面的问题。而实际情况比这儿可严重多了。私人所有的监狱正在全球变得越来越普遍——这些监狱由开发商和保安公司修建,旨在为运营监狱的公司创造利润。政府为他们关押的每一个犯人支付的一笔费用就是其利润来源。这意味着私人监狱的主要兴趣点有两个——监禁尽量多的人,以及在照料囚犯方面花尽量少的钱(通过降低食物质量,减少警卫数量,减少囚犯活动等方式)。越是能更成功地执行这两项任务,他们就越是能获取更多的利润。

而这是存在问题的,因为监狱系统通常是确保有权势的人保有权势,一无所有的人留在底层的方式。目前,与富人相比,穷人被送进监狱的几率要高很多,甚至在某些情况下,贫穷就是将某人送进监狱的理由——想想那些流浪汉吧,他们可能会被告知非法入侵或是非法向路人讨钱。对许多人来说,政治和经济体制几乎夺走了他们的一切——他们失去了自己的房子、工作、钱,而现在,他们就要失去自由。为什么呢?因为这样一来,私人开发商——位于经济金字塔顶端的人——就能赚更多的钱了。

Ciavarella及其同事的事例是这类剥削最严重的代表——因利益而剥夺他人的生活。但是,这仅是冰山一角。许多私人监狱都与当地政府订有协议,以便保证监狱拥有较高的收容率——这意味着政府同意将一定数量的人送进监狱,而无视其所犯罪行的多寡。这也意味着需要编订更多的法律,进而创造更多的非法事件,让更多人的生活毁于一旦。

现在,这变成了运转经济、赚取利润、赖以为生的手段。生而为人的我们如此心灵手巧,有足够的能力把事情做好——但是,我们却没有通力合作做好事儿,而是相互敌对,将社会分成了失去一切的人和赢得所有的人。Ana Shell Fund希望改变这种情况,即使这需要漫长的时间和大量的精力——我们希望引领一个具有合作精神的公平社会,让每个人都成为赢家。




[ Mark Ciavarella, Michael Conahan, Ana Shell Fund, Ana Shell, 盈利性监狱, 监狱系统, 私人监狱, NRGLab 新技术 ]

Tuesday, December 17, 2013

Prisons for Profit – the latest corporate scheme

There’s been so much going on the news in the past few weeks that it can be hard to keep up with the increasing parade of exploitation and oppression coming from around the world. But one story from a few months ago caught my eye recently – it was barely covered by major news organizations at the time, despite being the kind of thing we should all be bothered by.

The story concerns an American judge named Mark Ciavarella, of Pennsylvania. Earlier this year a court ordered him to pay $1.2m in compensation to his victims. His crime? Selling children to the prison-industrial complex. Ciavarella and another judge, Michael Conahan, were found guilty of accepting millions of dollars of cash from the builder of a private youth prison in Pennsylvania, in exchange for finding young people guilty of their accused crimes. Ciavarella twisted the judicial process around, making it much harder for these kids to defend themselves, denying them their legal rights, and sending children as young as 10 years to these private prisons, often for extremely minor crimes.
This is obviously disgusting. But supporters of our current penal system will say it’s just a few bad apples, rather than anything systematic. Actually, it’s a lot more serious than that. Privately-owned prisons are becoming more common around the world – they are prisons built by developers and security corporations, which are designed to make profit for the companies that run them. The profit comes from the government paying them a sum of money for every prisoner they house. This means that private prisons have two main interests – incarcerating as many people as possible, and spending as little money as possible on looking after their prisoners (through poorer quality food, fewer security officers, fewer activities for prisoners, and so on). The more successfully they perform these two tasks, the more profit they make.
This is problematic because the prison system is generally used as a way to ensure that the powerful remain powerful, and those with nothing remain at the bottom. There is already a much higher chance of being sent to prison if you are poor than if you are rich, and in some cases simply being in poverty is a reason to send someone to prison – think of homeless people who are told they are trespassing, or illegally asking for money from passers-by. Many people have had almost everything taken away from them by our political and economic system – they have lost their houses, their jobs, their money, and now they lose their freedom. And why? So that private developers – people who are at the top of our economic pyramid – can make more money.
The example of Ciavarella and his associates is one of the worst cases of this exploitation – of taking away people’s lives for profit. But it is just the tip of the iceberg. Many private prisons have agreements with local governments to guarantee high occupancy rates – that means the governments are agreeing to send a certain number of people to prison, regardless of how many crimes they commit. That means more laws need to be created to make more things illegal, and ruin more lives.
This is now way to run an economy, to turn a profit, to make a living. We as humans have so much ingenuity, and so much ability to make good things happen – but instead of working together to do good, we have turned against one another, and become a society of people who lose everything, and people who win everything. We hope to change that at the Ana Shell Fund, even if it takes a long time and a lot of energy – we hope to usher in a more cooperative and fair society, where everyone can be a winner.